Saturday, 23 May 2015

// // 1 comment

Terapi Pengobatan Latihan Gerak Stroke

Stroke adalah jenis penyakit pada pembuluh darah otak. Pecahnya atau pembuntuan pembuluh darah ini disebabkan oleh berkurangnya ataupun terhentinya aliran darah yang menuju sel otak. Darah yang seharusnya mengakut nutirisi dan oksigen untuk kehidupan sel, menjadi tidak mengalir. Tanpa adanya asupan darah tersebut, sel otak dapat menjadi rusak bahkan mati.

Banyak masalah psikis dan fisik yang terjadi karena stroke. Tetapi yang seringkali terlihat ketika terjadinya yakni kelemahan di kaki dan tangun pada satu sisi tubuh, ini disebut dengan hemiplegi. Kali ini saya akan memberikan sedikit informasi mengenai latihan gerak stroke sebagai terapi pengobatannya.

Terapi Pengobatan Latihan Gerak Stroke

Terapi Latihan Gerak Stroke

Untuk menjaga sendi tidak mengalami kemacetan atau kekakuan, perlu diberikan latihan ROM pasif pada penderita stroke. ROM pasif merupakan latihan gerak sendi yang menggunakan tenaga orang lain. Pasien stroke di fase yang akut, karena alasan medis akan dibatasi aktifitas gerakannya. Tetapi pembatasan aktifitas yang ada menyebabkan sendi tidak bergerak. Ini akan berefek dalam waktu tertentu dan menyebabkan kekakuan sendi ataupun keterbatasan ROM. Untuk fase fisioterapi menggerakkan persendian kaki dan tangan untuk pasien stroke dilakukan untuk menjaga supaya kekakuan dan keterbatasan sendi tidak terjadi.

Sebenarnya bimbingan fisioterapis atau latihan gerak stroke bisa dilakukan oleh keluarga pasien. Keluarga akan dilibatkan untuk latihan ROM, ini sebagai tindakan pencegahan pemendekan otot dan kekakuan sendi secara maksimal. Jadi, fisioterapis yang dilakukan memanfaatkan bantuan keluarga untuk membantu si pasien melakukan latihannya. Setidaknya dilakukan selama 3 kali dalam sehari. Beberapa hal yang harus menjadi perhatian utama ketika melakukan latihan ROM untuk penderita stroke adalah:
  • Jika saat latihan dilakukan timbul rasa nyeri, maka latihan harus segera dihentikan
  • Latihan harus dilakukan dengan hati-hati dan pelan
  • Harus hati-hati jika sendi bahu  pasien mengalami subluksasi

Jika sekarang ini anda tengah merawat anggota keluarga yang menjadi penderita stroke, mintalah bantuan seorang fisioterapis untuk mengajarkan anda bagaimana caranya melakukan terapi gerak stroke yang benar. Sebagai langkah awal, biasanya latihan gerak untuk stroke dilakukan dengan cara melatih gerakan tangan si penderita. Lakukan gerakan ke atas dan ke bawah. Selanjutnya lakukan gerakan ke samping dan ke dalam. Gerakan dilakukan dengan sangat hati-hati dan pelan saja.


Gerakan selanjutnya adalah gerakan tangan yang ditekuk ke dalam pada bagian sikunya. Lakukanlah gerakan tekuk siku selayaknya kita, para orang biasa menekuk siku. Latihan gerakan stroke selanjutnya adalah gerakan kaki. Lakukan gerakan memutar ke dalam dan lurus secara bergantian dengan perlahan.

Nah, itulah sedikit pembahasan mengenai latihan gerak stroke. Semoga artikel saya kali ini bisa membantu. Namun untuk informasi lebih jelasnya, sebaiknya segera hubungi ahli fisioterapis anda.

1 comment: